Selasa, 18 Oktober 2016

LANGKAH-LANGKAH MENULIS PTK UNTUK PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) BAGI GURU


Berdasarkan Permenegpan  Reformasi dan  Birokrasi nomor 16 tahun 2009, tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Dalam hal ini dimaksudkan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan unsur utama yang harus dilakukan guru melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Bagi teman-teman guru yang belum memahami bagaimana cara menyusun langkah-langkah dalam menulis PTK, silakan saja mengikuti langkah-langkah berikut:


1. MENGIDENTIFIKASI MASALAH; Guru harus merisaukan bahwa adanya masalah yang dihadapi dalam pembelajaran sehari-hari, ditandai dengan adanya kesenjangan dalam kelas ketika guru menyelenggarakan PBM. Baik kesenjangan itu muncul dari siswa misalnya , minat belajar, aktifitas belajar, kedisiplinan, miskonsepsi dalam pembelajaran, menganggu teman , motivasi belajar, ribut, tidak konsentrasi, tidur dan prestasi belajar. Sebaliknya kesenjangan itu juga bisa muncul dari guru itu sendiri misalnya, metode, tehnik, atau strategi yang digunakan guru tidak menarik. Sehingga dapat menimbulkan problema yang serius secara terus menerus dalam pembelajaran, yang pada gilirannya akan menimbulkan kegagalan seorang guru dalam mengajar. Oleh karena itu kita perlu melakukan refleksi dini untuk mencari jalan keluar yang tepat.

Jadi identifikasi masalah di atas adalah sebagai berikut:

1.        Minat belajar siswa masih kurang
2.        Metode yang digunakan guru tidak efektif
3.        Kualitas hasil belajar masih di bawah KKM

Temuan: Minat Belajar dan Prestasi Belajar Siswa Masih Rendah.

    2.  MENGANALISIS MASALAH; masalah yang dianalisis harus benar- benar fakta   yang terjadi dalam PBM. Masalah tersebut harus dicari akar permasalahannya, sehingga dapat diselesaikan lewat tindakan yang benar. Analisis masalah ini misalnya: Metode yang digunakan guru dalam pembelajaran sangat monoton dan membosankan.


3. JUDUL

(a). Judul PTK sebaiknya ditulis harus benar-benar singkat

(b). jelas

(c). Menarik

(d). Lebih kurang 20 kata

(e). Mengandung tiga unsur pokok yaitu: variabel harapan, variabel tindakan dan setting penelitian.


4. KATA PENGANTAR

(a). Ucapan Puji Syukur kepada Allah SWT dan Shalawat kepada Nabi Muhammad SWT
(b). Ucapan terima kasih kepada orang yang dianggap perlu dalam menyelesaikan karya tulis anda
(c). Mohon kepada pembaca untuk memberikan kritikan yang membangun terhadap karya anda.

5. DAFTAR ISI
6. DAFTAR TABEL
7. DAFTAR DIAGRAM
8. DAFTAR GAMBAR
9. DAFTAR LAMPIRAN


10. ABSTRAK
(a). Sebutkan Judul Penelitian
(b). Tujuan Penelitian
(c). Masalah yang diteliti
(d). Metode yang digunakan dalam Penelitian
(e). Hasil yang ditemukan
(f). Kesimpulan
(g). Kata Kunci.

11.  BAB I. PENDAHULUAN

 a. Latar Belakang ;
(1). Jelaskan secara rinci keadaan yang sebenarnya terjadi dalam pembelajaran di kelas
(2). Cantumkan kondisi ideal yang diharapkan oleh permen DIKNAS
(3). Semua pengalaman yang berhubungan dengan metode lama, dan dampak yang terjadi dari kegagalan hasil belajar
(4). Solusi yang ditawarkan untuk dapat meningkatkan prestasi belajar siswa,  bila perlu sebutkan                  keunggulan dan keampuhan metode yang baru itu.


 b.Rumusan Masalah
(1). Masalah harus dirumuskan berdasarkan dua variabel yaitu variabel harapan dan variabel tindakan beserta setting
(2). Rumusan masalah sebaiknya menggunakan kalimat tanya atau kalimat pernyataan
(3). Kalimatnya tidak boleh menimbulkan  multi tafsir
(4). Jelas dan khusus
(5). Mencantumkan jenis permasalahannya
(6). Tindakan apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah.

c.Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian harus diformulasikan sesuai dengan rumusan masalah dengan menggunakan kalimat pernyataan, yang bertujuan untuk mengetahui keberhasilan yang akan dicapai sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan sebelumnya.

d.Manfaat Penelitian
(1). Manfaat untuk siswa
(2). Untuk guru
(3). Untuk sekolah
(4). Untuk peneliti.

12. BAB II . LANDASAN TEORITIS

(a). Uraikan secara singkat tentang aliran constructivism dalam pendidikan(TEORI)

(b). Jelaskan pengertian, langkah-langkah, kelebihan dan kekurangan  yang terdapat pada metode yang lama (TEORI)

(c). Jelaskan pengertian, langkah-langkah, kelebihan dan kekurangan pada  metode yang  baru. (TEORI)

(d). Uraikan apakah melalui metode baru tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa (TEORI), atau kuatkan dengan hasil penelitian yang pernah dilakukan orang lain.


13. BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

I. Setting Penelitian
(a). Ceritakan tempat d mana melakukan penelitian
(b). Waktu
(c). Jumlah siswa baik laki/perempuan
(d). Jumlah guru
(e). Fasilitas sekolah
(f). Jumlah ruangan
(g). Nama guru
(h). Pokok bahasan
(i).   Prestasi belajar.

II.  Prosedur Penelitian
(a). jelaskan proses pembelajaran dilaksanakan dalam berapa siklus
(b). Berapa jumlah pertemuannya
(c). Jadwal setiap pertemuan dengan menggunakan model pembelajaran yang baru
(d). Sebutkan  dalam tiap-tiap pertemuan  hari, tanggal, pokok bahasan dan scenario pembelajaran dengan mengikuti empat tahapan yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi, tahap refleksi, dan seterusnya sampai berakhir siklus.

III. Tehnik Pengumpulan Data
(a). Melalui observasi
(b). Wawancara
(c). Dokumentasi
(d). Angket
(e) Tes
(f). LKS (Semua Tehnik Pengumpulan Data ini harus dijelaskan pengertian dan kegunaannya)

IV. Pengolahan Data
(a). Data harus diuraikan
(b). Data juga perlu dideskripsikan baik data yang bersifat kuantitatif atau kwalitatif. 

V. Jadwal Penelitian
Uraikan tentang kegiatan yang dilakukan mulai dari observasi awal sampai kepada seminar hasil   
penelitian.

14. BAB IV. HASIL DAN DISKUSI HASIL KAJIAN 

A. Ada 4 hal yang perlu diuraikan pada tiap-tiap siklus yaitu:
(1). Perencanaan Tindakan (Scenario Pembelajaran)
(2). Pelaksanaan Tindakan (Deskripsi Proses PBM)
(3). Pelaksanaan Observasi (Sajian Hasil Analisis Data)
(4). Refleksi (Kajian terhadap indikator Kinerja terhadap Hasil dan Proses PBM) dan Analisis hasil
      setiap siklus

B. Uraian Tentang Analisis Data yaitu:
 (1). Hasil observasi guru
 (2). Hasil observasi siswa
 (3). Hasil belajar siswa
 (4). Sikap
 (5). Pemahaman 

Setelah data tersebut dianalisis mulai dari nomor 1-5, maka hasilnya digambarkan dalam bentuk tabel dan diagram serta dideskripsikan dalam bentuk paragraf. Selanjutnya melakukan refleksi dan analisis terhadap temuan yang cukup signifikan tidak hanya yang bersifat positif saja tapi juga yang bersifat negatif.

15. BAB V. SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan ; Intisari dari hasil penelitian
B. Saran; untuk guru lain , untuk Kepala sekolah dan untuk pelaku kebijakan.

16. DAFTAR PUSTAKA
17. LAMPIRAN