Berdasarkan Permenegpan Reformasi dan Birokrasi nomor 16 tahun 2009, tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Dalam hal ini dimaksudkan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan unsur utama yang harus dilakukan guru melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Bagi teman-teman guru yang belum memahami bagaimana cara menyusun langkah-langkah dalam menulis PTK, silakan saja mengikuti langkah-langkah berikut:
1. MENGIDENTIFIKASI MASALAH; Guru harus merisaukan bahwa adanya masalah yang dihadapi dalam pembelajaran sehari-hari, ditandai dengan adanya kesenjangan dalam kelas ketika guru menyelenggarakan PBM. Baik kesenjangan itu muncul dari siswa misalnya , minat belajar, aktifitas belajar, kedisiplinan, miskonsepsi dalam pembelajaran, menganggu teman , motivasi belajar, ribut, tidak konsentrasi, tidur dan prestasi belajar. Sebaliknya kesenjangan itu juga bisa muncul dari guru itu sendiri misalnya, metode, tehnik, atau strategi yang digunakan guru tidak menarik. Sehingga dapat menimbulkan problema yang serius secara terus menerus dalam pembelajaran, yang pada gilirannya akan menimbulkan kegagalan seorang guru dalam mengajar. Oleh karena itu kita perlu melakukan refleksi dini untuk mencari jalan keluar yang tepat.
Jadi identifikasi masalah di atas adalah sebagai berikut:
1.
Minat
belajar siswa masih kurang
2. Metode yang digunakan guru tidak efektif
2. Metode yang digunakan guru tidak efektif
3.
Kualitas
hasil belajar masih di bawah KKM
Temuan: Minat Belajar dan Prestasi Belajar
Siswa Masih Rendah.
2. MENGANALISIS MASALAH; masalah yang dianalisis harus benar- benar fakta yang terjadi dalam PBM. Masalah tersebut harus dicari akar permasalahannya, sehingga dapat diselesaikan lewat tindakan yang benar. Analisis masalah ini misalnya: Metode yang digunakan guru dalam pembelajaran sangat monoton dan membosankan.
3. JUDUL
(a). Judul PTK sebaiknya ditulis harus benar-benar singkat
(b). jelas
(c). Menarik
(d). Lebih kurang 20 kata
(e). Mengandung tiga unsur pokok yaitu: variabel harapan, variabel tindakan dan setting penelitian.
4. KATA PENGANTAR
(a). Ucapan Puji Syukur
kepada Allah SWT dan Shalawat kepada Nabi Muhammad SWT
(b). Ucapan terima kasih
kepada orang yang dianggap perlu dalam menyelesaikan karya tulis anda
(c). Mohon kepada pembaca
untuk memberikan kritikan yang membangun terhadap karya anda.
5.
DAFTAR ISI
6.
DAFTAR TABEL
7.
DAFTAR DIAGRAM
8.
DAFTAR GAMBAR
9.
DAFTAR LAMPIRAN
10.
ABSTRAK
(a). Sebutkan Judul Penelitian
(b). Tujuan Penelitian
(c). Masalah yang diteliti
(d). Metode yang digunakan dalam Penelitian
(e). Hasil yang ditemukan
(f).
Kesimpulan
(g). Kata Kunci.
11. BAB
I. PENDAHULUAN
a.
Latar Belakang ;
(1). Jelaskan secara
rinci keadaan yang sebenarnya terjadi dalam pembelajaran di kelas
(2). Cantumkan kondisi
ideal yang diharapkan oleh permen DIKNAS
(3).
Semua pengalaman yang berhubungan dengan metode lama, dan dampak yang terjadi
dari kegagalan hasil belajar
(4). Solusi yang ditawarkan untuk dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, bila perlu sebutkan keunggulan dan keampuhan
metode yang baru itu.
b.Rumusan Masalah
(1). Masalah harus dirumuskan berdasarkan dua
variabel yaitu variabel harapan dan variabel tindakan beserta setting
(2). Rumusan masalah sebaiknya menggunakan kalimat tanya atau kalimat pernyataan
(3). Kalimatnya tidak boleh menimbulkan multi tafsir
(4). Jelas dan khusus
(5). Mencantumkan jenis permasalahannya
(6). Tindakan apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah.
(6). Tindakan apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah.
c.Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian harus diformulasikan sesuai
dengan rumusan masalah dengan menggunakan kalimat pernyataan, yang bertujuan
untuk mengetahui keberhasilan yang akan dicapai sesuai dengan rencana yang
sudah ditetapkan sebelumnya.
d.Manfaat Penelitian
(1). Manfaat untuk siswa
(2). Untuk
guru
(3). Untuk
sekolah
(4). Untuk
peneliti.
12. BAB II . LANDASAN TEORITIS
(a). Uraikan secara singkat tentang aliran constructivism dalam pendidikan(TEORI)
(b). Jelaskan pengertian, langkah-langkah, kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada metode yang lama (TEORI)
(c). Jelaskan pengertian, langkah-langkah, kelebihan dan kekurangan pada metode yang baru. (TEORI)
(d). Uraikan apakah melalui metode baru tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa (TEORI), atau kuatkan dengan hasil penelitian yang pernah dilakukan orang lain.
13.
BAB III. METODOLOGI PENELITIAN
I. Setting Penelitian
(a).
Ceritakan tempat d mana melakukan penelitian
(b).
Waktu
(c).
Jumlah siswa baik laki/perempuan
(d).
Jumlah guru
(e).
Fasilitas sekolah
(f).
Jumlah ruangan
(g).
Nama guru
(h).
Pokok bahasan
(i). Prestasi belajar.
II. Prosedur Penelitian
(a).
jelaskan proses pembelajaran dilaksanakan dalam berapa siklus
(b).
Berapa jumlah pertemuannya
(c).
Jadwal setiap pertemuan dengan menggunakan model pembelajaran yang baru
(d).
Sebutkan dalam tiap-tiap pertemuan hari, tanggal, pokok bahasan dan scenario
pembelajaran dengan mengikuti empat tahapan yaitu: tahap perencanaan, tahap
pelaksanaan tindakan, tahap observasi, tahap refleksi, dan seterusnya sampai berakhir
siklus.
III. Tehnik Pengumpulan
Data
(a).
Melalui observasi
(b).
Wawancara
(c).
Dokumentasi
(d).
Angket
(e)
Tes
(f).
LKS (Semua Tehnik Pengumpulan Data ini harus dijelaskan pengertian dan
kegunaannya)
IV.
Pengolahan Data
(a). Data harus diuraikan
(b). Data juga perlu
dideskripsikan baik data yang bersifat kuantitatif atau kwalitatif.
V.
Jadwal Penelitian
Uraikan tentang kegiatan
yang dilakukan mulai dari observasi awal sampai kepada seminar hasil
penelitian.
14. BAB IV. HASIL DAN
DISKUSI HASIL KAJIAN
A.
Ada 4 hal yang perlu diuraikan pada tiap-tiap siklus yaitu:
(1). Perencanaan Tindakan
(Scenario Pembelajaran)
(2). Pelaksanaan Tindakan
(Deskripsi Proses PBM)
(3). Pelaksanaan Observasi
(Sajian Hasil Analisis Data)
(4). Refleksi (Kajian
terhadap indikator Kinerja terhadap Hasil dan Proses PBM) dan Analisis hasil
setiap siklus
B.
Uraian Tentang Analisis Data yaitu:
(1). Hasil observasi guru
(2). Hasil observasi siswa
(3). Hasil belajar siswa
(4). Sikap
(5). Pemahaman
Setelah data
tersebut dianalisis mulai dari nomor 1-5, maka hasilnya
digambarkan dalam bentuk tabel dan diagram serta dideskripsikan dalam bentuk
paragraf. Selanjutnya melakukan refleksi dan analisis terhadap temuan yang
cukup signifikan tidak hanya yang bersifat positif saja tapi juga yang bersifat
negatif.
15.
BAB V. SIMPULAN DAN SARAN
A.
Simpulan ; Intisari dari hasil penelitian
B. Saran; untuk guru lain
, untuk Kepala sekolah dan untuk pelaku kebijakan.
16.
DAFTAR PUSTAKA
17.
LAMPIRAN